Home > Tanya-Jawab > Jenis-jenis Apartemen

Jenis-jenis Apartemen

December 20, 2012 Leave a comment Go to comments

Jenis-jenis apartemen:

Apartemen Sewa
Apartemen yang menawarkan unit-unit-nya untuk disewa. Umumnya jangka waktu sewa cukup panjang, minimum 6 bulan sampai 1 tahun. Unit apartemen yang ditawarkan sudah termasuk segala perabotan (fully furnished) sehingga penyewa tinggal membawa barang-barang pribadi saja. Kemudian ada yang disebut service apartment; dimana disamping fasilitas di atas juga ditambah layanan housekeeping seperti layaknya hotel.

Apartemen Beli (Condominium)
Istilah Condominium biasa digunakan untuk jenis apartemen ini. Pembeli memperoleh sertifikat unit (strata); karenanya sering disebut juga apartemen strata. Seperti halnya perumahan, lokasi dan pengembang menjadi suatu hal yang penting dalam membeli atau ber-investasi di hunian vertical ini.

Condotel
Condotel (mungkin merupakan singkatan dari Condominium – Hotel) adalah konsep baru dalam penjualan unit apartemen. Pembeli membeli unit apartemen kemudian dikelola oleh pengelola untuk disewakan seperti hotel. Pembeli mendapat bagian dari pendapatan sewa (royalty) dan mendapat waktu tinggal umumnya antara 20 – 30 hari dalam 1 tahun. Konsep ini menjamur untuk apartemen di kota-kota tujuan wisata khususnya di Bali, namun sudah dapat ditemui ada di kota lain seperti Bandung dan Jakarta.


Pada sistem condominium / apartemen strata, hal-hal kecil yang perlu diperhatikan selain Lokasi dan Pengembang, adalah:

1. Legalitas
Menjadi sesuatu yang perlu diperhatikan, bentuk legalitas unit adalah Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun (SHMASRS). Satu hal yang perlu ditanyakan saat membeli apartemen adalah legalitas tanahnya. Kalau sudah menjadi milik pengembang, mestinya alas hak-nya Hak Guna Bangunan (HGB). Namun HGB dapat diterbitkan di atas Hak Pengelolaan, karena merupakan tanah Negara dan pengembang mempunyai perjanjian BOT (Build, Operate & Transfer) dengan pemilik tanah (Instansi Pemerintah)
2. Luas Unit
Sesuatu yang umum bila luas apartemen yang ditawarkan oleh pengembang, berbeda dengan yang tercantum di dalam dokumen legal. Karena acuan yang dipakai dalam brosur adalah Semi Gross Area (SGA), dimana luas unit yang dihitung termasuk luas koridor dan balkon jika ada yang secara proporsional ditambahkan ke luas unit. Sedangkan untuk sertifikat menggunakan Net Area atau luas bersih, yaitu luas yang dihitung di dalam tembok batas unit.
3. Furniture

Strata apartment ada yang ditawarkan unfurnished, dalam kondisi kosong belum ada furniture hanya yang menempel pada bangunan seperti kitchen set dan lemari dinding; atau furnished yaitu selain yang menempel pada bangunan, ditambah furniture utama seperti tempat tidur, meja makan set dan sofa set.
4. Fasilitas

Fasilitas sekelas hotel merupakan nilai tambah dari unit apartemen yang ditawarkan, Namun tidak ada salahnya untuk menanyakan apakah ada biaya tambahan untuk seluruh fasilitas tersebut. Bisa berupa biaya tambahan pada service charge setiap bulannya atau seperti member fee yang dibayar tahunan.

About these ads
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.